Aneka Kuliner Sulsel
Aneka kuliner sulawesi selatan
Sebelum beralih ke kuliner sulsel alangkah baiknya kita
membahasa tentang sulsel.
Sulsel adalah salah satu provinsi di indonesia.Sulsel
juga termasuk daerah yang memiliki banyak keragaman seperti gaya bahasa,gaya
pakainnya dll.di sulsel juga terdapat berbagai suku(bugis,makassar,bone,toraja
dll).Di sulsel terdapat pula keajaiban dunia yaitu patung yesus di toraja yang
tidak kalah bagusnya dengan patung yesus di brazil.tapi di blog kali ini saya
akan membicarakan mengenai kuliner khas sulsel:
1.
Kapurung
Kapurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung ini sering juga di sebut Pugalu
Kapurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung ini sering juga di sebut Pugalu
.

2. Coto Makassar
Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa". Saat ini Coto Mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Dan direncanakan mulai bulan November 2008 Coto Makassar akan menjadi salah satu menu pada penerbangan domestik Garuda Indonesia dari dan ke Makassar. Makanan ini mirip dengan sop sodara.

3. Sop Konro
Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar.
Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.
4. Jalangkote
Jalangkote adalah kue yang bentuknya serupa dengan kue yang ada di Jakarta dan sejumlah daerah disebut pastel. Bedanya, kalau bahan kulit pastel umumnya tebal dan empuk, maka kulit jalangkote tipis. Kulit jalangkote menggunakan bahan dasar terigu, telur, santan, mentega, garam, dan bahan-bahan tambahan lainnya dan dibuat tipis. Tak hanya kulit, isinya pun beda. Kalau pastel isinya bisa macam-macam seperti cokelat, susu, kacang, ikan, dan lainnya, maka jalangkote tidak.
Secara umum, sejak dulu hingga
kini, isi jalangkote hanya terdiri atas wortel dan kentang yang dipotong-potong
bentuk dadu dalam ukuran kecil, tauge, dan soun (laksa). Sayur-sayuran ini
ditumis dengan bumbu merica, bawang putih, bawang merah, dan bumbu lainnya.
Kalaupun saat ini jalangkote mengalami perubahan isi, itu hanya penambahan
telur 1/4 atau 1/2 butir dan daging sapi cincang. Dan Jalangkote biasanya
disajikan dalam menu berbuka puasa
5. Buras/Burasa'
Buras/Burasa' adalah masakan khas
Sulawesi Selatan. Buras mirip dengan lontong, terbuat dari beras hanya saja
bentuknya agak berbeda. Buras lebih halus dengan balutan daun pisang muda,
disajikan dengan taburan bumbu kelapa kering, gula, garam dan cabai. kebanyakan
buras banyak di jual di pasaran. Namun, Umumnya Makanan ini disajikan pada
saat-saat tertentu seperti Acara Syukuran, Pernikahan Dan Pada suasana Lebaran.
6. Mie Titi
Mie
Titi ini
adalah sejenis mie kering yang disajikan dengan kuah kental dan irisan ayam,
udang, jamur, hati dan cumi. Mirip ifumie, hanya mienya sangat tipis. Tadinya
nama mie titi ini adalah nama jenis makanan, namun ternyata kata titi berasal
dari nama panggilan pemiliknya. Mie Kering di Makassar mulai popular sejak
tahun 70-an. Diawali oleh seorang keturunan Tionghoa bernama Ang Kho Tjao, yang
kemudian menurunkan pengetahuan memasak mie kering kepada tiga orang anaknya
yaitu Hengky, Awa dan Titi. Setelah Ang Kho Tjao meninggal dunia, usaha kedai
mie kering dilanjutkan oleh ketiga anaknya yang masing-masing membuka kedai
sendiri. Yang cukup popular di Makassar adalah kedai milik Titi, sehingga nama
mie kering ini selalu diidentikan menjadi “Mie Titi“.
7. Pisang Epe
Pisang
Epe adalah
pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih, dan dicampur dengan air gula
merah. Paling enak dimakan saat masih hangat. Makanan Ini banyak di temui di
sekitar Pantai Losari Makassar.




Comments
Post a Comment